Tampilkan postingan dengan label my mind. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my mind. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 November 2011

Sebuah perjuangan indah

Dakwah?
Hah.. maaf deh! Aku ngga mau sok ngalim.
Guys.. pada dasarnya setiap muslim itu diharuskan untuk melaksanakan dakwah. Lihat saja Q.S Al ‘Asr :
1) Demi masa.
2) Sesungguhnya manusia dalam kerugian,
3) kecuali yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kebenaran.
So?
masih ragu juga.. it’s up to you.
But, kali ini aku akan membagikan kisahku tentang keterlibatan saya dalam dakwah sekolah (SMA Negeri 1 Purbalingga)
Singkat cerita, aku ikut dalam organisasi yang bergerak dalam keislaman di sekolahku. Aku sangat menikmati aktivitas dalam organisasi ini. betapa tidak? aku bisa menemukan sosok-sosok hebat yang mampu membuatku membuka mata dan hatiku. Untuk kesekian kali,aku tidak pernah menyesal telah bertemu dengan mereka.
Ketika aku berada dalam puncak kenikmatan beraktivitas dakwah di sekolah, tersebarlah berita tentang NII. Sontak hal ini membuat goncangan dalam aktivitas dakwahku di sekolah. Orang-orang disekitarku langsung memandang kami (para aktivis dakwah sekolah) sebagai bagian dari mereka. Bahkan keluargaku langsung menghampiri murrabiku untuk menghentikan seluruh aktivitas dakwahku di sekolah. Aku hanya diam dan pasrah. Tidak ada perlawanan sedikitpun. Ada sedikit keraguan tentang aktivitas dakwahku. (aku yakin, keraguan ini muncul dari syaithan)
Namun, hati nurani ini tak mampu berbohong. Ketika terucap kata-kata yang menghendaki aku untuk menghentikan derap langkah dakwahku, aku menangis. Entahlah.. aku merasa sebagian ruhku hilang. Dan aku pulang tanpa nyawa.
Saat aku merindukan kembali aktivitas dakwahku di sekolah, keluargaku membimbingku dengan lembut. Mengombang-ambing pendirianku. Bahwa, aku harus melihat aku ini siapa? Dari keluarga mana? Lagi-lagi atas nama keluarga aku harus menjadi putri penurut yang mengikuti perintah.
Aku mencoba menikmati hidupku yang berjalan tanpa nyawa. Hampa. Satu rasa yang kurasakan. Hampa.
Sekian bulan berlalu dan mencoba menguji pendirianku atas dakwah yang dititipkan-Nya. mungkin butuh sedikit waktu untukku agar aku mampu mengerti makna dakwah bagiku.
Semakin waktu berjalan, keyakinanku semakin mantap. Aku harus mengembalikan nyawaku yang telah hilang. Ku kepakkan sayapku dan aku kembali. Yeah.. aku kembali dalam halaqah yang Insya Allah di ridhoi oleh Allah.
Namun, apakah sampai disini Allah mengujiku?
Tidak..
Masih panjang jalan yang akan kutempuh.
Sampailah aku di ujung penentuan masa depanku. Penentuan fakultas yang akan kumasuki. Aku melakukan konsultasi dengan BK sekolah mengenai jurusan kuliahku. Tiba-tiba muncul sebuah kalimat yang menjudge diriku dari guru BK sekaligus Waka Kesiswaan,”bukannya kamu bagian dari kelompok non nasionalisme?”
Ya Allah.. ingin rasanya menangis. Tapi, aku hanya tersenyum getir. Ini belum seberapa. Aku tidak boleh lemah. Aku kuat.
Biarkanlah orang lain berkata apa tentang aktivitas dakwahku. Aku akan selalu mengingat nasihat seorang sahabat seperjuanganku,
“jangan tanyakan pada orang lain, benarkah ini atau salahkah ini? tanyakan pada hatimu!”
Sebuah nasihat yang akan selalu ku ingat...
Untuk saudariku yang haus akan rahmat-Nya..
Mari bersabar dan selalu berikhtiar dalam jalan-Nya...
Halangan dan rintangan yang kita lewati adalah proses metamorfosis menuju insan yang amat di cintai-Nya.

Get Allah’s Love!

Minggu, 23 Oktober 2011

High Quality Jomblo

Banyak orang berkata padaku, “kamu punya pacar ngga?”
Dan aku hanya diam dan menggelengkan kepala, “ngga”
Mungkin setelah aku menjawab seperti itu, aku akan ditertawakan oleh banyak orang. Hahahaha.. hari gini jomblo? Ngga gaul lo!
Lah aku ya melongo. Kenapa dengan status jomblo?
Kenapa harus dipermasalahkan? Aku merasa nyaman dengan status jomblo aku ini. menurut aku jomblo merupakan status terasyik.
Ketika yang lain sedang sibuk berpacaran, kita lagi asyik main sama teman.
Yang pacaran lagi mikir pulsa habis dan ngga bisa SMS. Kita nyante aja dengan pulsa kita yang defisit.
Ketika yang berpacaran disibukkan dengan penampilannya karena akan bertemu dengan pacarnya. Kita easy going dengan penampilan kita.
pokoknya jomblo asyik dah! Kita bebas mau ngapain aja, tanpa ada yang ikut campur. ^^
“wah.. kamu kan ngalim, pantes aja ngga pacaran.”
Hah? Iya juga sih. Tapi, aku mencoba untuk membuat aturan agama tersebut tidak hanya formalitas belaka. Aku ingin mencoba aturan tersebut benar-benar kunikmati.
Intinya aku benar-benar menikmati masa jombloku. Dengan atau tanpa aturan tersebut, aku memang menikmati masa jombloku ini.
“kamu maho ya?”
Wah.. ini pertanyaan ngawur. Aku masih normal. 100% normal.

Aku punya prinsip dalam status penjombloan ini, “orang yang bersabar akan menemukan kebahagiannya.”
Contohnya nih, orang yang lagi sekolah. Dia sabar banget ngadepin nafsunya buat main, ngelayab, mbolos dan lain-lain. Dia terus-terus berusaha untuk belajar dan terus memperkaya diri. Hasilnya, aku percaya dia jadi anak sukses. Sesuai kata hikmah usangan, “Rajin pangkal pandai”. Siapa yang menanam dialah yang akan menuai.
Begitu juga dalam hal mencari pasangan hidup kita. kalau kita bersabar menghadapi godaan nafsu untuk berbagi kebahagiaan dengan orang yang kita taksir, Insya Allah kita bakal dapet yang lebih baik lagi. Bersabarlah!
“sesungguhnya Allah bersama orang yang sabar”
Allah pasti akan menilai setiap titik keikhlasan dan kesabaran dalam diri kita. kalaupun kita mendapatkan yang tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Anggap saja itu yang terbaik yang Allah berikan.
“..... Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Q.S Al-Baqarah ayat 216)

Buat kita yang masih remaja dan masih banyak godaan ke arah pacaran. Bersabarlah! Kalau lagi ngeliyat teman kita asyik-asyiknya pacaran. Pegang dada kita dan katakan, “Sabar.. sabar.. Allah bersamaku dan akan memberikan yang terbaik.”

”Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)....” (Q.S An-Nur 26)

Jadi, untuk mendapatkan pasangan hidup yang terbaik maka kita harus menjadi hamba-Nya yang terbaik pula. Jadi, buat para jomblo-jomblo mari kita memperbaiki diri untuk menjadi yang terbaik. Jadi jomblo yang berkualitas. Kita menyandang status jomblo bukan karena ngga laku, tapi karena ini adalah prinsip kita.
Percantik hati untuk menjadi terbaik!
So, let’s be high quality jomblo!

Selasa, 18 Oktober 2011

I Love My Leader!

18 Oktober 2011
Bagi masyarakat Indonesia, tanggal ini tentu sangat berarti di hati mereka. Dimana pada tanggal ini roda pemerintahan kita mencoba untuk diperbaiki kembali. Selain adanya reshuffle kabinet juga ada pernikahan putri Sultan Hamengku Buwono X dan yang tak kalah penting hari ini content provider nakal di UNREG secara otomatis. Hahahaha..
Namun, dari segi pengamatan saya dari ketiga peristiwa tersebut, saya menukil peristiwa reshuffle dan pernikahan putri Sultan Hamengku Buwono X memiliki nilai penting tentang arti sebuah kepemimpinan.

a. Pernikahan Putri Sultan Hamengku Buwono X
Ketika saya melihat liputan tentang pernikahan putri Sultan Hamengku Buwono X, saya begitu terkesima dengan antusias para warga untuk melihat prosesi tersebut. Memang sudah menjadi latah bagi masyarakat kita untuk mengidolakan itu semua.
Namun, dengan melihat liputan tersebut membuat saya membuka kembali tentang sistem pemerintahan yang ada di Keraton Jogja.
Seperti yang telah kita ketahui bersama, Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan daerah istimewa dimana pemerintahan disana dipimpin oleh seorang Sultan. Ketika pemerintah pusat menghendaki tidak adanya pemerintahan monarki dalam NKRI, masyarakat Yogyakarta secara serentak sepakat untuk menolak usulan RUU tersebut. Kecintaan mereka terhadap Sultan telah membuat mereka tidak rela untuk mengganti pemimpin mereka. Dari sini hati kecil saya berkata, “hebat sekali kharisma sang Sultan membuat rakyatnya begitu mencintainya?”
Merupakan sebuah kebanggaan apabila kita menemukan sebagian rakyat kita yang begitu mencintai pemimpin mereka. Karena, yang terjadi selama ini acapkali kata yang tak disinkronasikan dengan pikir dan realita. Begitu banyak masyarakat mencemooh para pemimpin kita tanpa memandang tujuan mereka melakukan itu semua serta jerih payah selama ini untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. (dan kami para rakyat tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi). Karena sebagian besar dari kami memang lebih memilih untuk melihat hasil tanpa menengok pada proses.
Saya menyadari sepenuhnya bahwa pujian seringkali membawa kesombongan dan memang sudah sepantasnya kita mengatakan tidak untuk sebuah ketidakteraturan.
Namun, kita semua tahu dalam dunia psikologi, ketika pikiran negatif terlalu banyak maka bisa membuat dampak negatif terhadap perilaku. Seringkali pikiran negatif membawa pada perilaku negatif pula.
Perlu adanya pengimbangan terhadap pikiran negatif itu, yaitu pikiran positif untul membuat kehidupan menjadi selaras.
Demikian pula realita dalam kehidupan berbangsa ini. Semakin banyak celaan yang kita berikan terhadap para pemimpin kita maka bisa menyebabkan adanya arus energi negatif yang bisa mengarah pada perilaku negatif pula.
Untuk itu sudah saatnya mengubah mindset dalam diri kita. mari ubah cara pandang kita dalam kehidupan sehari-hari. Mari berpositif thinking! ^^

b. Reshuffle Kabinet
lalu apa hubungan antara pernikahan putri Sultan Hamengku Buwono X dengan reshuffle kabinet. Mereka memilik waktu yang bersamaan. Hahaha.. bukan. Sebenarnya letak kesinambungan tersebut ada pada nilai kepemimpinan. Sesuai yang sudah saya katakan tadi. Dimana sikap kecintaan masyarakat Jogja terhadap Sultannya menjadi contoh terhadap perilaku kita terhadap para pemimpin kita dalam sistem pemerintahan.
Untuk itu saya mengajak para pembaca..
Mari mencintai pemimpin kita.
Karena dibandingkan mereka, kita tidak tahu apa-apa. Selalu berpositif thingking terhadap setiap kebijakan yang dikeluarkan. Karena, pada dasarnya hal tersebut adalah yang terbaik untuk kita bersama. Jadi perbijak hati dan pikiran kita terhadap apa yang dilakukan para pemimpin kita.
Percayalah.. mereka menginginkan yang terbaik untuk negeri ini.
I Love my Leader! ^^
Jikalau mereka mengkhianati rasa cinta saya ini, maka saya kembalikan semua pada-Nya. Karena, Dialah Dzat yang Maha Adil.

Kamis, 13 Oktober 2011

Pemuda harapan

Masa SMA banyak yang bilang adalah masa indah
Huwa.. ^^
That's right, kita uda bisa dianggap dewasa walau sebenarnya belum, soalnya masih alay..
Agagagag..
Tapi, satu hal yang aku terima saat di SMA.
Pemikiran baru.
Akar-akar dari idelalisme kita muncul saat SMA.
Because, we know about who we are. Kita tahu siapa jati diri kita sebenarnya. Dengan demikian, kita berusaha untuk memperjuangkan apa yang kita inginkan dalam hidup kita. Kita berusaha menentukan arah hidup kita dengan mengenali jati diri kita itu dan kita bersikeras mempertahankan pendapat yang kita miliki.
Makanya ngga heran kalau Soekarno berani bilang "berikan aku 10 pemuda maka akan kutaklukan dunia!"
Widih.. bayangin hanya 10 pemuda!
Kenapa harus pemuda ya..?? Kenapa ngga bapak-bapak? Kan lebih berpengalaman tuh. Soalnya itu tadi, mereka masih punya idealisme dan kemauan keras untuk memperjuangkan idealismenya itu.
Ada loh bapak-bapak yang berjiwa muda seperti itu. Memang menjadi seorang pemuda itu tidak memandang umur serta status. Mereka yang mempunyai semangat revolusioner untuk merubah keadaan sekelilingnya adalah PEMUDA
Tapi, pemuda seperti apakah itu?
Yang pasti pemuda yang tahu jati dirinya yang sebenarnya. Dia adalah sosok yang nantinya akan menjadi pemimpin negeri ini. Pemimpin yang memiliki beribu-ribu cinta dalam hatinya. Cinta kepada agama, negara dan sesama.
Pemuda yang aku maksud diatas adalah pemuda yang punya harapan
Dia yang berani bermimpi untuk menjadikan negeri ini lebih baik
Semangat pemuda seperti ini patut diacungi jempol!
cheers! ^^

Senin, 03 Oktober 2011

Nilai-Nilai Luhur Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat dan Bernegara

Nilai-Nilai Luhur Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat dan Bernegara

Pancasila merupakan dasar negara yang menjadi pondasi dalam mengatur kehidupan bernegara Indonesia. Pancasila sendiri merupakan nilai-nilai luhur masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu kala. Hal ini dapat dibuktikan dengan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan dan persatuan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Hal ini sama dengan nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila. Hanya saja pada waktu itu belum dirumuskan secara pasti dalam bentuk butir-butir Pancasila.
Dari sudut pandang sejarah, dapat kita ketahui bersama bahwa sudah sepantasnya setiap insan Indonesia sejati memiliki nilai-nilai luhur Pancasila. Namun, fakta dalam kehidupan berbicara lain. Kita bisa melihat dalam kehidupan sehari-hari, dimana masyarakat Indonesia semakin jauh dari nilai-nilai luhur Pancasila.
Hal tersebut dapat kita lihat melalui pemberitaan di layar televisi atau media cetak. Banyak sekali tingkah masyarkat Indonesia yang jauh dari nilai-nilai luhur Pancasila. Sebut saja korupsi, teror bom, kekerasan dalam rumah tangga, kenakalan remaja dan masih banyak lagi. Tidak sepantasnya, negeri yang memiliki dasar negara begitu mulia memiliki moral sebegitu bobroknya dalam kehidupan sehari-hari. Parahnya lagi, pemuda Indonesia yang nantinya akan menjadi tulang punggung negeri ini ternyata jauh dari nilai-nilai luhur Pancasila. Hal ini berdasarkan sumber terbaru yang menyebutkan bahwa 19 % dari jumlah remaja di Indonesia atau sekitar 14 ribu remaja, diindikasikan menjadi pengguna narkoba. Fenomena ini akan menjadi pertanda buruk bagi eksistensi bangsa, jika persoalan tersebut tak segera dicarikan solusinya. Pernyataan terbaru ini disampaikan Ibu Negara, Ani Bambang Yudhoyono.“Eksistensi bangsa akan terancam, manakala banyak remaja atau pemudanya yang menjadi pemakai narkoba,” kata beliau dalam peluncuran Aksi Peduli Anak Bangsa Bebas Narkoba bertajuk “Love in Action” yang digelar Polres Metro Jakarta Barat.
Melihat kejadian yang tengah berlangsung di negeri ini, tentu kita begitu miris dan prihatian. Dimana cita-cita luhur para pendahulu kita, begitu mudah dihancurkan dan dicampakkan begitu saja. Dibutuhkan sebuah evaluasi untuk membuat hal ini semakin baik. Evaluasi ini tidaklah membawa pihak-pihak bersalah saja. Namun, merupakan pembenahan dari segala pihak elemen masyarakat.
Berawal dari pendidikan. Seperti yang kita ketahui, pendidikan merupakan lahan fundamental untuk membentuk karakter bangsa. Melalui pendidikan kita mampu menciptkan generasi penerus bangsa yang cerdas dan bermartabat. Banyak pihak yang mengklaim bahwa sistem pendidikan Indonesia telah gagal dalam menciptkan generasi harapan Indonesia. Hal ini memang benar adanya, mengingat pendidikan Indonesia yang terlalu over dalam pemberian materi dan memaksakan kehendak siswanya. Para pelajar selalu dituntut untuk memiliki nilai tinggi, yang menyebabkan mereka menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkan hal tersebut. Akibat dari adanya ini adalah terciptnya koruptor-koruptor kecil yang kelak akan menggantikan para koruptor negeri ini. Untuk itu dengan jargon baru yang telah dikeluarkan yaitu pendidikan yang berkarakter, diharapkan mampu memperbaiki keadaan generasi muda kita untuk kelak memimpin negeri ini.
Hal ini bukanlah tanggung jawab total dari para tenaga pendidik. Terlalu sempit bagi kita jika kita menganggap bahwa pendidikan hanya diperoleh dari sekolah saja. Karena, pendidikan dapat kita peroleh darimana saja. Pendidikan dapat kita peroleh melalui kehidupan sehari-hari. Untuk itu semua elemen masyarakat diharapkan mampu menjadi teladan yang baik bagi anak cucu mereka.
Untuk mencapai itu semua dibutuhkan sebuah stimulan utama yang merupakan kunci untuk penyelesaian hal terebut. Cinta. Cintalah yang membuat para wakil rakyat kita enggan untuk mengambil uang rakyat. Cintalah yang membuat seorang pemuda dengan gigih berjuang untuk menjadi sosok pemuda harapan. Cintalah yang membuat seorang suami berjuang untuk keluarganya dengan cara yang halal. Cintalah yang membuat rakyat begitu setia dengan negaranya dan percaya dengan setiap keputusan yang diberikan oleh para pemimpinnya. Sekali lagi cintalah yang dapat merubah segalanya.
Karena pada dasarnya nilai-nilai luhur Pancasila berawal dari cinta. Cinta pada Tuhan, sesama, negara dan kedamaian.


tugas PKn mode.. uhuhuhu.. ^^

Beranilah bermimpi!

Seringkali aku melihat teman, saudara atau mungkin aku sendiri merasa ragu dengan kemampuan yang kita miliki. Sobat, kalau kamu masih punya perasaan seperti itu, maka kamu belum merdeka. Kamu belum memerdekakan diri. Ngga usah berbicara terlalu jauh tentang kemerdakaan semu yang diraih negeri ini. karena, kamu sendiri belum memerdekakan diri. Sekarang, saatnya kamu memerdekakan diri kamu. ubah mindset dalam diri kamu. kalau kamu terus-terusan berpikir bahwa kamu itu ngga becus buat ini itu, maka selamanya kamu akan seperti itu dan selamanya kamu ngga merdeka.
Sekarang saatnya kamu harus berubah. Kamu harus menjadi pribadi yang merdeka. Ubah mindset kamu. Karena....
SAYA ADALAH SUKSES.
SUKSES ADALAH SAYA.
Teriakan terus kata-kata ini setiap hari, setiap detik. (Kalau perlu tulis yang gede dan tempel di dinding kamarmu. Biar kamu inget terus) Yah.. kamu adalah sebuah kesuksesan yang diciptakan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kamu sia-sia. Percayalah..
dan..
sebagai awal kesuksesanmu, aku ingin kamu menuliskan mimpimu dalam sebuah kertas. Tuliskan apapun itu. tuliskan semua. Tulis semua keinginanmu. Keinginanmu dalam waktu dekat atau mungkin saat nanti kamu sudah beranjak tua. Sekali lagi, tulis semua.
“TULISLAH SEMUA MIMPIMU. KARENA JIKA KAMU TIDAK MENULISNYA, ITU HANYA MENJADI ANGAN-ANGAN KOSONG BELAKA!”
Setelah itu tempelkan di dinding kamarmu dan baca setiap hari. Carilah sudut kamarmu yang memungkinkan kamu untuk bisa membacanya dengan mudah. Hal ini untuk membuat kamu sering membacanya. Solanya, kalau ngga kaya’ gini, urusan selesai. Mimpi kamu pun ikut terkubur dalam tumpukan buku. Jadi, tempelkan mimpimu di dinding kamarmu. Agar setiap hari kamu bisa membacanya. Biarkan energi positif bereaksi dalam tubuhmu dan teriakan : “AKU BISA! AKU PASTI BISA MERAIH SEMUA YANG KU INGINKAN.”

Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukan dunia
Berlarilah tanpa lelah
Sampai engkau meraihnya
Laskar pelangi, takkan terikat waktu
Bebaskan mimpimu di angkasa
Warnai bintang di jiwa
Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersyukurlah pada Yang Kuasa
Cinta kita di dunia
Selamanya......
Cinta kepada hidup memberikan senyuman abadi
Walau hidup kadang tak adil
Tapi, cinta lengkapi kita
Laskar pelangi takkan terikat waktu
Jangan berhenti mewarnai
Jutaan mimpi di bumi

Mungkin teman-teman udah ngga asing lagi dengan lagu ini bukan? Yeah.. Sebuah lagu yang membuat aku terus bersemangat untuk menikmati hari ini. membuat aku tersenyum setiap kali aku bangun dari tidur panjangku. Sebuah lagu yang memberikanku energi positif untuk mengarungi semua mimpiku. Bahwa mimpi adalah harapan. Dan harapan itu selalu ada.
Karena MIMPI ADALAH KUNCI UNTUK KITA MENAKLUKAN DUNIA
Buktikan pada dunia bahwa kita adalah pemuda Indonesia yang punya harapan!